home Property Strategi Melobi Calon Pembeli Rumah

Strategi Melobi Calon Pembeli Rumah

Menjual atau menawarkan properti seperti rumah kepada para calon pembeli bukan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan dengan cara – cara konvensional.prosesnya pun cukup memakan waktu yang sangat lama hingga mencapai kesepakatan dengan pembeli. Bagi kamu para pelaku bisnis properti pasti sudah sering mengalami kejadian seperti ini, namu tak jarang dari mereka masih tetap menggunakan cara konvensional pada saat menawarkan dan menjelaskan hunian kepada para calon pembeli yan dinilai cukup ampuh padahal sebenarnya teradang cara ini justru disepelekan oleh calon pelanggan. Keadaan properti atau rumah yang tak kunjung laku tentunya akan memberikan dmpak tersendiri bagi para agen properti karena mereka tidak akan mendapatkan komisi atau keuntungan apapun ketika properti yang ditawarkan tidak kunjung mencapai kesepakatan dengan pembeli.

Melakukan transaksi rumah tidak semudak melakukan transaksi jual beli lainnya. Hal ini memerluka ketelitian dan banyak pertimbangan oleh para pelanggan untuk menentukan pilihan hunian yang akan mereka tempati kemudian. Seperti mempertimbangkan lokasi, harga, fasilitas, hingga kelengkapan surat – surat rumah.

Tidak sedikit orang yang beranggapan melakukan bisnis properti rumah dengan menawarkannya langsung kepada pembeli atau pelanggan memerlukan hoki dan keberuntungan untuk memperoleh kesepakatan dengan mudah. Padahal kalaupun kita memiliki keburuntungan namun tidak berusaha maka keberuntungan tersebut akan sia – sia dan tidak berguna. Jika kita berusaha dengan maksimal maka hasil yang dicapai pun akan semaksimal mungkin mendekati apa yang diharapkan. Untuk itu pada kesempatan kali ini kita akan memberikan informasi seputar cara – cara menawarkan dan jual rumah Jakarta Timur kepada para pelanggan agar cepat mencapai kesepakatan dan rumah laku.

Lokasi

Lokasi rumah yang kamu tawarkan harus memiliki lokasi yang se-strategis mungkin sehingga para pelanggan dan calon pembeli pun merasa tertarik dengan rumah yang kamu tawarkan. Karena banyak masyarakat yang membutuhkan hunian yang memiliki tempat yang cukup strategis untuk melakukan segala aktivitas sehari – hari.

Tawarkan Pada Kerabat Terdekat

Sebelum melangkah keluar lebih jauh atau menawarkan properti rumah kepada masyarakat luas. Cobalah untuk menawarkan kepada kerabat, keluarga, rekan atau relasi terdekat. Siapa tau ada yang kebetulan membutuhkan hunian untuk tempat tinggal. Kamu akan dengan mudah mendapatkan kepercayaan ketika menawarkan properti kepada orang – orang terdekat yang notabene sudah mengenalmu dengan baik.

Pasang Tanda Rumah Dijual

Ini merupakan tahapan yang paling penting untuk memberikan tanda rumah tersebut sedang membutuhkan penghuni baru. Tanda atau spanduk di depan rumah yang dijual akan secara tidak langsung memberikan informasi kepada orang – orang yang melewati rumah tersebut. Semakin banyak orang yang mengetahuinya semakin besar kemungkinan cepatnya mendapatkan pelanggan.

Rapihkan Rumah

Setiap konsumen atau pelanggan tentunya ingin melihat kondisi unit yang akan dibeli secara langsung untuk memastikan kepastian informasi yang kamu berikan kepada pelanggan. Pembeli juga pasti akan melakukan pengecekan terhadap setiap fungsi rumah agar dapat dipakai dengan maksimal. Pastikan untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum dilakukan oleh para calon konsumen atau pembeli. Lakukan perbaikan jika diperlukan. Namun kamu juga harus memperhatikan penghitungan biaya yang kamu keluarkan untuk melakukan perbaikan.

Buat Iklan

Iklan merupakan salah satu media yang sangat lumrah dipakai oleh masyarakat untuk memasarkan produk – produknya untuk menarik perhatian para konsumen dan pelanggan. Kamu bisa memasang iklan di media massa, majalah, Koran hingga media social yang sangat mudah dilihat oleh banyak orang. Pastikan untuk membuat iklan rumah dengan semenarik mungkin untuk memancing rasa penasaran para pelanggan dan calon pembeli rumah.

Berikan pilihan properti lain untuk dijadikan sebagai pembanding dan alternative

Siapkan beberapa pilihan rumah yang kamu miliki yang mungkin akan sesuai dengan permintaan calon pembeli. Kamu bisa mencari infomasi terlebih dahulu dari pembeli akan rumah atau tempat tinggal. Selain itu tanyakan juga mengenai kemampuan keuangan pembeli untuk membeli rumah agar kita dapat dengan mudah merekomendasikan beberapa pilihan yang mungkin akan menarik perhatian konsumen atau pelanggan yang membutuhkan. Jangan lupa tawarkan pula untuk melakukan kredit rumah murah bila mereka tidak bisa membayar secara tunai.

Tawarkan Pada Agen Properti Lain

Ini bisa dijadikan sebagai opsi lanjutan ketika kamu masih belum menemukan pelanggan atau calon pembeli yang cocok dengan kondisi rumah yang kamu tawarkan. Sebagai sesame pelaku bisnis properti umumnya pasti akan saling berhubungan yang saling menguntungkan karena setiap agen pasti akan memiliki kntak – kontak calon pembeli yang memungkinkan. Dengan menawarkan pada agen properti lain maka bisa saja secara kebetulan ada agen properti yang membutuhkan rumah yang kamu tawarkan untuk pelanggan mereka. Jangan lupa untuk memberikan komisi dengan jumlah tertentu kepada agen properti bersangkutan yang membantu sebagai tanda terima kasi ketika transaksi rumah sudah mencapai kesepakatan.

Itulah beberapa cara dan tips yang dapat kamu terapkan unruk menawarkan rumah agar dapat dengan cepat mencapai kesepakatan dengan calon pembeli. Jangan lupa untuk mengurus surat – surat kelengkapan dan kepemilikan rumah hingga selesai dan hingga pembeli sudah menempati rumah hunian barunya. Selalu hubungi pembeli siapa tu mereka membutuhkan informasi – infirmasi lainnya. Ketika dia merasa puas akan layanan dan perhatian yang kita berikan maka ia akan dengan mudah merekomendasikan jasa kita kepada kerabatnya yang lain yang membutuhkan.

shares